Buku
Syubhat Seputar Thaharah
Mungkin kita pernah bertanya-tanya dalam hati atau kita sampaikan kepada orang lain tentang kebenaran ibadah yg telah dilakukan. Benarkah? Apa lagi dengan permasalahan yg belum jelas diketahui hukumnya. Misalnya, ketika kita mendapati mahdi & wadi, tulang hewan yg telah mati, air bekas kucing, darah manusia, atau darah hewan yg dimakan dagingnya. Bagaimana sikap kita? Ketika kita berwudhu dengan air yg menetes, bolehkah? Atau ketika seseorang berwudhu yg dikerjakan tidak bersambung dari satu anggota ke anggota wudhu lain, bagaimana sikap kita? Abu Zahwa akan memberikan pencerahan kepada kita tentang Subhat Seputar Thaharah ini dengan berlandaskan hasil ijtihad para ulama & dikuatkan oleh dalil yg diyakini kebenarannya. Selamat mempelajari, semoga bermanfaat bagi kesempurnaan ibadah kita.
| 20010004 | 297.411 Abu S | Perpustakaan (Rak Display) | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain