Buku
Hadji Agus Alim:Diplomat Nyentrik Penjaga Martabat Republik
Saat mewakili Indonesia dalam perjanjian Renville pasca Agresi Militer Belanda II, Agus Salim sangat menentang keras pernyataan utusan Belanda yang mengatakan bahwa Republik sudah mengkhianati nota kesepahaman Linggarjati.
Hadji Agus Salim merupakan sosok diplomat yang sangat cerdik, antiminder, dan juga seorang pendebat yang ulung, yang pernah dimiliki oleh Republik ini. Ia juga merupakan seorang jenius yang sangat kritis, ulama moderat, dna juga sumur dari intelektual dan kearifan. Dengan segala kebaikannya tersebut, pantaslah jika Bung Hatta memberikan sanjungan terhadap dirinya, “Sikapnya yang tangkas itu memberikan garam dalam ucapannya. Biasanya terdapat dalam perdebatan atau tulisan yang menangkis serangan lawan atau dalam pertukaran pikiran yang berisikan lelucon. Di situlah terdapat apa yang dikatakan orang dalam bahasa Belanda, yaitu Salin op zijn best”.
| 23070082 | 923.559 HAI h | Ruang Perpustakaan (Rak Klasifikasi) | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain